Banyak dibaca

Popular Posts

Google+

Member of

Bloggers' Shout Out!
Orange Blogger
www.kancutkeblenger.com
Warung Blogger
Ditulis oleh : Sophie Riswandono May 17, 2013

Setia sampai tua (tak ada yang namanya bekas istri)
Renungan tentang seseorang yang (akan/telah) menjadi pilihan dalam hidup kita :
"Orang selalu berkata ada bekas Istri atau Suami, tetapi tidak ada bekas untuk anak apalagi bekas orang tua."
Mungkin cerita bijak dari saya berikut ini dapat merubah pandangan tersebut dan membuat seseorang ingin memiliki suami atau istrinya sampai akhir hayatnya. Aamiin...

Pasa suatu ketika disebuah ruangan kelas suatu universitas. Seorang dosen mengadakan permainan kecil kepada mahasiswa-mahasiswanya yang sudah berkeluarga dan meminta satu orang untuk maju ke papan tulis.

Dosen berkata, "Coba, anda tulis 10 nama yang paling dekat dengan anda"

Lalu mahasiswa tersebut menuliskan 10 nama yang terdekat dengannya. Ada nama tetangga, orang tua, teman kerja, istri, anaknya dan sebagainya.

"Sekarang silahkan anda pilih 7 diantaranya yang sekiranya anda ingin hidup terus bersamanya".

Lalu mahasiswa menuruti dan mencoret 3 nama yang sekiranya tidak begitu penting baginya.

"Coret 2 nama lagi",

dan tinggallah 5 nama yang tertera di papan tulis.

"Coret lagi 2 nama",

Maka tersisalah 3 nama, yaitu : Orang tua, istri & anaknya.

Tiba-tiba suasana kelas yang tadinya sedikit gaduh kini menjadi hening dan menegangkan. Mereka mengira semua sudah selesai dan tidak ada lagi yang harus dipilih.

Namun, tiba-tiba dosen kembali berkata

"Silahkan anda coret 1 nama lagi!",

Mahasiswa itupun perlahan mengambil pilihan yang amat sulit lalu mencoret nama orang tuanya secara perlahan.

"Silahkan coret 1 nama lagi!"

Hati sang mahasiswa semakin menjadi bingung. Kemudian mengangkat kapur dan dengan lambat laun mencoret nama anaknya dan mahasiswa itupun menangis.

Setelah suasana tenang sang dosen tersebut bertanya kepada Mahasiswa itu.

"Kau tidak memilih orang tua yang membesarkan anda?"

"Tidak juga memilih anak yang dari darah daging anda?"

"Sedang istri itu bisa dicari lagi penggantinya?".

Semua orang di dalam kelas terpana menunggu jawaban dari Mahasiswa itu.

Setelah sempat terdiam beberapa saat. Lalu sang Mahasiswa itu berkata,

"Seiring waktu berlalu, orang tua saya akan pergi dan meninggalkan saya"

"Sedang anak saya jika sudah dewasa lalu menikah, setelah itu pasti meninggalkan saya juga".

"Sedangkan yang benar-benar bisa menemani saya dalam hidup ini hanyalah ISTRI saya."

"Orang tua dan anak bukan saya yang memilih tetapi, Tuhan yang menganugerahkan, sedang ISTRI, sayalah yang memilih dari sekian banyaknya wanita".

"Dan... Istri adalah bagian dari diriku, karena dia adalah tulang rusukku".

Rugi dan binasalah suami-suami yang tidak menghargai isteri mereka. Karena isteri inilah yang telah memberikan segalanya. Dia telah memberikan kita anak, mengurus rumah, keuangan, menyiapkan makanan, baju dan menjadi penghibur kita. Dan dia akan tetap setia menemani dan mengurus kita sampai ajal menjemput, dan walaupun yang lain telah pergi dengan urusannya.

"Biarpun tak secantik bintang, tetapi dia adalah isterimu Dan dialah yang halal untukmu Sayangi dan syukuri"


Firman Allah : "Dan bergaullah dengan mereka dengan cara yang patut. Kemudian apabila kamu tidak menyukai mereka (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikannya kebaikan yang banyak." (QS. An - Nisaa : 19)

Dari Abu Hurairah R.A., dia berkata : Rasulullah SAW bersabda : ”Janganlah seorang mukmin membenci mukminah, jika ia tidak suka salah satu akhlaq (istri)nya, ia menyukai daripadanya akhlaq yang lain” – atau beliau bersabda ; “sesuatu yang lainnya”. (HR.Muslim)

Dari Abu Hurairah R.A., dia berkata :”Rasulullah SAW bersabda : ”Berwasiatlah kepada wanita dengan baik, sebab wanita itu diciptakan dari tulang rusuk, dan yang paling bengkok pada tulang rusuk adalah bagian atasnya. Maka apabila kamu langsung meluruskannya maka kamu telah mematahkannya. Dan apabila kamu membiarkannya, maka dia akan bengkok selamanya, maka berpesan-pesanlah kepada wanita”. (HR.Bukhari-Muslim)

”Wanita itu bagaikan tulang rusuk, jika kamu meluruskannya (secara paksa) maka kamu mematahkannya, dan jika kamu mencari kepuasan daripadanya maka kamu akan mendapatkannya, dan padanya tetap ada yang bengkok”. (HR.Bukhari-Muslim)

Dari Abddullah Ibn Umar Ibn Al-Ash R.A, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda : ”Dunia ini adalah kesenangan, dan sebaik-baik kesenangan dunia adalah wanita shalihah”. (HR.Muslim)
Semoga kisah ini bermanfaat dan dapat memberikan kita hikmah man-teman ^^

Semoga secuil kisah di atas dapat menjadi renungan dan inspirasi bagi kita semua, baik yang belum berkeluarga ataupun yang sedang akan melangkah ke arah sana. Semoga bermanfaat :)

Note : Maaf saya lupa untuk sumber asli artikelnya dimana, silahkan jika teman-teman yang berbaik hati memberitahu saya sumber asli artikel ini.

[ 2 comments... baca di bawah atau tambahkan komentar ]

  1. Saya selalu ingin punya pasangan yang dapat bersama sampai (entah) kapan. Ceritanya bagus. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama aja sob, setiap orang pasti mau dan pingin punya pasangan yang bisa awet dan langgeng sampe tua dan maut memisahkan ^_^

      Makasi udah mampir ya :D

      Delete

Teman Blogger yang baik adalah mereka yang meninggalkan goresan komentar walaupun hanya sedikit ^^

- Copyright © 2013 Kolong Langit - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan - Edited By Sophie Riswandono -