Banyak dibaca

Popular Posts

Google+

Member of

Bloggers' Shout Out!
Orange Blogger
www.kancutkeblenger.com
Warung Blogger
Ditulis oleh : Sophie Riswandono May 28, 2013

Karena cinta pada umumnya memiliki artinya yang berbeda-beda dari sudut pandang kita masing-masing.
Jika sekiranya tulisan ini nantinya banyak memiliki kekurangan mohon dimaklumi karena saya hanya ingin berbagi. Tanpa banyak kata lagi saya akan coba sampaikan opini tentang "Cinta & Kehilangannya". Siapa tak kenal cinta? Setiap kita hidup butuh dan tumbuh karena cinta, dibesarkan dengan cinta dan penuh harap akan cinta itu sendiri. Tetapi, adakalanya cinta selalu seperti apa yang kita inginkan, suatu waktu kita juga akan kehilangan cinta.

Tak melulu karena putus ketika berpacaran namun juga ada sebagian yang bercerai sampai meninggalnya orang yang amat sangat kita sayangi. Apa yang kalian rasakan pada saat seperti itu? Oke, yang akan dibahas di sini saya khususkan pada masalah percintaan dengan pasangan. Dan maaf ya jika saya bertanya lagi, apa yang kalian rasakan saat kalian ditinggalkan, tak dianggap atau bahkan dicampakkan?! Saya yakin jawabannya pasti berbeda-beda satu dan lainnya.

Tetapi, hal yang lumrah dan istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan situasi seperti itu adalah : Sakit hati atau lebih parahnya lagi patah hati! Bahkan sampai ada yang bilang,

"lebih baik sakit gigi daripada sakit hati"

Wah...wah...wah... (geleng-geleng kepala)

berkata dalam hati, "Separah itukah sakit hati? Apa benar hati bisa patah? Dan apa kalian para barisan sakit hati belum pernah merasakan ngilu & nyerinya sakit gigi?"

Ah! Seperti saya tidak pernah merasakanya saja, IYA..

Saya juga pernah mengalami hal seperti itu tetapi saya tidak pernah menggunakan istilah seperti "patah hati" apalagi yang dibilang sakit hati itu lebih baik daripada sakit gigi. Beuuuh... Itu tidak benar sama sekali. Jujur saja, saya lebih memilih untuk sakit hati ketimbang sakit gigi. Hei! Sakit gigi itu lebih menyiksa ketimbang kalian sakit hati! Trust me :)

Oke, kita kembali kebahasan kita.

Pada saat sakit hati biasanya kita merasakan berbagai macam perasaan yang tak menentu bukan? Sebagian org kehilangan gairah hidupnya, stress, hilang nafsu makan, menangis, lebih parahnya lagi membenci dan berniat balas dendam! Wah repot jika sudah begini adanya. Separah itukah kalian hingga berniat balas dendam dan berlaku keji kepada orang yang pernah kalian cintai? Sebengis itukah kalian menghukum orang yang telah menyakiti hati? Sesadis itukah cara kalian memvonis orang yang jelas-jelas pernah kalian kagumi?

Teman, saya juga pernah merasakan hal yang sama, SERIUS! Bahkan berulang kali saya pernah mengenal cinta, dekat dengan cinta dan kemudian kehilangannya. Tetapi tak selalu seburuk itu, justru dari kandasnya hubungan yang dijalani itulah kita dapat belajar, introspeksi diri & bersyukur. Makanya lebih tepat jika pada saat hubungan berakhir itu lebih tepat jika saya istilahkan "reinkarnasi cinta".

Coba pikirkan baik-baik dan dengan hati yang tenang... Apakah dunia ikut berakhir dikala cinta kita kandas? Apakah waktu berhenti berputar dikala cinta kita berakhir? Tidak begitu bukan?

Bahkan dengan berakhirnya semua itu waktu akan tetap terus berlalu, percayalah dengan waktu karena perlahan tapi pasti dia akan menyembuhkan luka-luka kita semua. Bukan cepat atau lambat, saya lebih suka dengan kata cepat atau bahkan sangat cepat, waktu akan menyembuhkan. Ingat kawan, disata mencintai pastikan memperjuangkan pasangan sesuai dengan kemampuan kita masing-masing, karena jika kalian memaksakan apa yang tidak dan di luar batas kemampuan kalian, maka bersiaplah kehilangan, bukan hanya pasangan, yang lebih miris lagi adalah kita bisa kehilangan diri kita sendiri.
Dan, hey... Gak selamanya galau itu buruk kok, malah terkadang saat-saat itu bisa memberi inspirasi & ide-ide yang brilian daripada saat kita merasakan posisi yang nyaman dengan situasi yang ada. Silahkan aja tumpahkan ide-ide dan kreatifitas kalian. Apapun itu selama bersifat positif kenapa tidak? Jika suka menulis, buat blog jangan cuma buku diary/ agenda.

Gagal MOVE ON? Gak jadi masalah kok, pastikan saja kalian satu langkah di depannya MOVE UP! Lakukan perombakan dalam hidup dan pastikan kita BISA melewati hari-hari tanpa dia. Anggap saja hari ini kelam dan kelabu tetapi, tidak selamanya kelabu bukan? Stay Strong :)


Didedikasikan untuk teman-teman yang sedang Andi Lau (Antara dilema dan galau)

[ 24 comments... baca di bawah atau tambahkan komentar ]

  1. Bersabarlah. Cara yang terbaik untuk memahami arti "kehilangan" adalah dengan memposisikan diri kita sebagai "dia" yang pergi. :-)

    ReplyDelete
  2. terkadang yang agak sulit itu memposisikan diri sebagai dia. So gagal move on deh :)

    ReplyDelete
  3. Selama kita mampu untuk tidak peduli, tidak ada kehilangan yg berarti :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hanya aja kadang lebih banyak yang "gak mampu" bro :D

      Delete
  4. Dunia nggak ikut berakhir bila cinta berakhir :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yak bener banget! Setuju dengan kata-katanya ^_^v

      Delete
  5. koreksi pada paragraf ini :
    "Saya juga pernah mengalami hal seperti itu tetapi saya tidak pernah menggunakan istilah seperti "patah hati" apalagi yang dibilang sakit hati itu lebih baik daripada sakit gigi. Beuuuh... Itu tidak benar sama sekali. Jujur saja, saya lebih memilih untuk sakit hati ketimbang sakit gigi. Hei! Sakit gigi itu lebih menyiksa ketimbang kalian sakit hati! Trust me :)"

    nah... di bagian yg saya bold gak ke balik tuh? biasanya kan bilangnya sakit gigi lebih baik dari sakit hati..
    tetapi, saya setuju dg bagian yg saya italic.. ^_^
    saya juga pernah berkali-kali mengalami perasaan2 seperti itu, berkali-kali!!! rasanya emank sakit, tapi saya percaya deh, lebih sakit lagi sakit gigi, parah beuhhh... >_<

    ReplyDelete
    Replies
    1. oh iya...
      yg katanya font yg lucu tuh font yg di mana? ada 2 blog, ShadowZ Space sama Fiction, dan kedua2nya memakai chat box yg sama, hehe....
      jadi kalo ada yg komen di situ, saya gak taw tuh komen yg di mana.. ^_^

      oh, dan juga, saya juga nyoba pake komen blog rangkap tiga kayak ini...
      tapi.... saya maw tanya, kalo komen pake twitter tuh gimana? koq gak keluar ya kolomnya? hehe....

      Delete
    2. Sama aja bro gw juga gak tau di bagian Twitter itu gak nongol, cuma notifikasi jumlah twitt yang di share via Twitter/di RT sama org/temen :D

      Font yang gw maksud itu yang di artikel ada komen dari gw itu bro, lucu + unik, apa ya namanya? :D

      Delete
    3. owh...
      koq gak nongol yah...

      oh, iya, maaf, gak ngecek tadi..
      yang mananya?
      tuh blog pake 5 macam font, yg judul postingan atau yg diisinya atau yg mananya? ^_^

      Delete
    4. eh, ya, iya...
      udah saya bales di komen blog saya..

      Delete
    5. Wakakaka jadi timpah-timpahan, yang di artikel itu bro.. :D
      tadi udh komen di postingannya juga, masuk kan? :)
      Apa gak masuk? :bingung:

      Delete
    6. komen yg mana?!??!

      eh, eh..
      koq postingan saya yg terbaru (yg belum ada komennya), efek triple comment ini koq gak munculnya...
      hehe.. masih tahap coba2 nih...

      Delete
    7. efek triple komen itu apa lagi (bener2 bingung) :))

      Tadi udh dijawab, ternyata nama fontnya juga bikin ngakak
      "Happy Monkey" :D

      Delete
    8. hehe, maksud saya tuh, kok kalo belum ada komentar, kenapa tab komentar blogger, twitter, dan fb-nya gak muncul??
      harus ada komen dulu kah?

      iya, lucu sob namanya, pas baca nama font-nya aja langsung pingin nyoba.. ^_^

      Delete
    9. oh kasusnya kaya beberapa temen yang nyoba kmrn juga bro, punya mereka gak nongol juga tab komennya, kurang tau juga sih kenapa, kurang jompa-jampinya mungkin #eh -_-!

      Maksudnya mungkin prosedurnya ada yang salah waktu pengeditan scriptnya. :D

      Delete
    10. oh, udah dibenerin, dan udah bisa.. ^_^

      Delete
    11. Udah jos?! :D
      Langsung digoyang #eh *apasih*

      Mantap gan! ^^v

      Delete
  6. Ungkapan "lebih baik sakit gigi daripada sakit hati" itu mungkin karena obat untuk menyembuhkan sakit gigi relatif lebih mudah ditemukan dibandingkan obat untuk menyembuhkan sakit hati.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada benarnya juga :D
      Walaupun obat sakit gigi bisa dibilang relatif mudah karena bisa aja ditemuin di apotek atau tempat laennya...
      Hanya aja utk urusan 'sakit' dibanding hati, gigi lebih buat nyut-nyutan dibanding dengan hati. :D

      Delete
  7. Replies
    1. Blog lu apa Va??? Mana sini gw follow :)

      Delete
  8. aku lebih setuju "lebih baik patah hati daripada sakit gigi"...Karna aku pernah mengalami yang namanya sakit gigi #sampe jungkir balik di tempat tidur g bisa nahan sakitnya. Gak bisa makan, gag nyenyak bobok...Ugh. jauh-jauh deh tu yang namanya sakit gigi.. mudah2an gg balik lagi...
    Aku suka tulisannya Kak..
    follow blog aku ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Udah saya follow dari kmrn2 kok sis :D
      thx ya, saya juga lebih prefer kaya yg disebutin di atas, lebih baek sakit hati :p

      Delete

Teman Blogger yang baik adalah mereka yang meninggalkan goresan komentar walaupun hanya sedikit ^^

- Copyright © 2013 Kolong Langit - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan - Edited By Sophie Riswandono -